Media Center Indonesia
Indeks

6 Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu dengan Mudah

Pasar gelap iPhone palsu telah menjadi bisnis yang sangat menguntungkan bagi produsen smartphone abal-abal. Bahkan, belakangan ini Anda bisa menjumpai dengan mudah iPhone palsu yang dikloning dengan sangat baik. Inilah pentingnya mengetahui cara membedakan iPhone asli dan palsu.

6 Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu

Nah, jika lain kali Anda berencana untuk membeli iPhone bekas atau dealer selain toko official Apple, Anda sebaiknya belajar lebih dulu dari panduan ini untuk menentukan apakah HP yang Anda beli memang benar-benar asli.

1. Gunakan Siri

Tip pertama untuk mengetahui apakah iPhone Anda asli atau palsu yakni dengan memeriksa apakah aplikasi Siri terinstal di HP Anda. Jika ada, coba aktifkan dan cermati apakah aplikasi tersebut berfungsi dengan semestinya.

Siri adalah asisten seluler iPhone. Alhasil, aplikasi ini hanya berfungsi pada iPhone asli. Apabila Siri tidak bekerja dengan baik, atau bahkan Anda tidak dapat menjumpai fitur tersebut, bisa jadi itu adalah iPhone palsu.

2. Amati Logo Apple

Produsen tiruan iPhone kini semakin mahir menyalin logo ikonik berbentuk buah apel itu. Nah, untuk membedakan iPhone asli dari yang palsu, arahkan ponsel Anda ke cahaya terang. Jika Anda melihat ada refleksi wajah Anda atau benda-benda lain pada logo Apple, itu adalah pertanda bahwa Anda memiliki iPhone palsu.

Selain itu, Anda juga dapat mencoba menyentuh logo tersebut untuk memperhatikan teksturnya. Adanya perbedaan antara tekstur bagian belakang ponsel dan logo juga merupakan ciri-ciri iPhone palsu.

3. Cek Warna Persentase Baterai iPhone

Kemudian, cara mudah membedakan iPhone asli dan palsu berikutnya adalah dengan memeriksa warna persentase baterai. Indikator tersebut seharusnya menunjukkan warna putih ketika Anda berada di layar beranda (home screen).

Dengan kata lain, warna apa pun yang muncul di HP yang Anda miliki atau akan beli selain warna putih menunjukkan bahwa itu merupakan iPhone palsu.

4. Periksa IMEI HP

Nomor seri dan IMEI iPhone biasanya tercetak di bagian belakang slot kartu SIM. Untuk model iPhone lawas (sebelum 6s), Anda bisa menemukannya di bagian belakang ponsel.

Cara membedakan iPhone asli dan palsu dari IMEI sendiri yakni dengan masuk ke menu Settings > General > About. Kemudian, cari nomor IMEI Anda.

Nomor yang muncul di sana harus sama persis dengan yang tertera di bagian belakang HP Anda. Jika tidak, itu adalah iPhone palsu. Sementara itu, Anda bisa mengunjungi situs web resmi Apple untuk memeriksa IMEI dari iPhone versi terbaru.

5. Buka App Store

Bukan rahasia lagi bahwa Apple memiliki toko aplikasinya sendiri yang bernama “App Store”. Di sinilah Anda dapat mengunduh aplikasi-aplikasi khusus gawai keluaran Apple dan milik pihak ketiga yang disetujui. Kalau Anda mengklik ikon App Store namun gagal terbuka, Anda patut curiga soal keaslian ponsel Anda.

6. Gunakan iTunes

Anda harus menghubungkan iPhone ke komputer untuk memeriksa apakah iTunes di HP Anda berfungsi. Faktanya, iPhone asli tidak akan memiliki masalah apa pun terkait koneksi ke iTunes kecuali ada masalah dengan server Apple. Bahkan, kasus ini pun jarang terjadi.

Di sisi lain, perangkat Apple palsu tidak akan dikenali oleh iTunes. Ini karena iPhone palsu dijalankan pada operating system Android sementara sistem operasi resmi Apple sendiri adalah iOS.

Penutup

Nah, itulah keenam cara membedakan iPhone asli dan palsu secara fisik dan melalui kelengkapan aplikasi di dalamnya. Jika memungkinkan, pastikan untuk membeli iPhone dari dealer Apple yang bersertifikat. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari risiko penipuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.