Media Center Indonesia
Indeks

8 Mitos Makanan Sehat Yang Nggak Perlu Dipercaya!

Mitos Makanan Sehat
Mitos Makanan Sehat

Banyak mitos makanan sehat, yang sebenarnya nggak perlu dipercaya. Biasanya, mitos tersebut berkaitan dengan dampak negatif, yang bisa saja terjadi jika mengkonsumsinya. Meski sebenarnya, hal tersebut belum pernah dibuktikan kebenarannya.

Salah satu contoh yang paling diyakini, seperti mengkonsumsi vitamin C bisa menyembuhkan flu. Selain itu, masih banyak mitos – mitos lainnya, yang hingga saat ini masih dipercaya oleh sebagian masyarakat.

1. Sayuran Mentah Lebih Sehat Dari Yang Dimasak

Anggapan bahwa sayuran mentah lebih banyak memiliki nutrisi, adalah mitos makanan sehat yang salah kaprah. Selama sayuran tidak dimasak terlalu lama, maka kandungan nutrisinya tidak akan berkurang.

Selain itu, sayuran yang dimasak juga lebih baik, karena dapat membunuh kuman maupun bakteri yang terdapat di dalamnya.

2. Karbohidrat Bisa Bikin Gagal Diet

Mitos makanan sehat yang nggak perlu dipercaya lainnya, yaitu tidak mengkonsumsi karbohidrat saat sedang diet. Yang belum banyak diketahui adalah, bahwa cukup banyak jenis makanan yang mengandung karbohidrat.

Tidak hanya nasi dan roti, es krim, dan buah – buahan pun mengandung karbohidrat di dalamnya. Kalau tidak ingin gagal diet, pilihlah karbohidrat yang baik saja untuk dikonsumsi.

3. Telur Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Banyak orang yang percaya akan mitos yang satu ini. Telur merupakan makanan yang mudah diolah, dan memiliki rasa yang lezat. Mengkonsumsi telur dengan batas yang aman, tidak akan membuat kolesterol naik drastis.

Telur mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Selain itu, juga mengandung protein, zat besi, vitamin dan lain sebagainya. Saran yang tepat untuk menghindari kolesterol, hindari makan kuning telur berlebihan, dan masak dengan cara direbus daripada digoreng.

4. Konsumsi Vitamin C Bisa Mengobati Flu

Mengkonsumsi Vitamin C dapat mengobati flu. Mitos tersebut tidak benar, karena sebenarnya, vitamin C hanya bisa mencegah tubuh agar tidak mudah terkena flu.

Mengkonsumsi vitamin C secara berlebihan juga akan menimbulkan efek samping, salah satunya dapat menjadi penyebab batu ginjal.

5. Jauhi Makanan Berlemak Karena Bikin Gemuk

Sama seperti karbohidrat, lemak pun memiliki jenis yang berbeda – beda pada makanan. Ada makanan yang mengandung lemak jahat, tapi banyak juga yang baik untuk tubuh.

Tidak ada salahnya menjauhi makanan dengan lemak jahat, karena memang bisa memberikan pengaruh buruk bagi tubuh. Namun, tetaplah mengkonsumsi yang sehat, karena dapat menjadi sumber energi dan pembakaran.

6. Makan Dengan Porsi Kecil Berulang Kali Bisa Bikin Berat Badan Turun

Makan dengan porsi kecil berulang kali, bisa bikin berat badan turun. Mitos ini tidak sepenuhnya benar, karena sangat bergantung pada kebiasaan makan seseorang.

Ada yang terbiasa makan sedikit tapi berulang kali, namun ada juga yang lebih menyukai makan tiga kali dalam sehari. Hanya saja, porsi makannya lebih besar.

Kebiasaan pola makan tersebut, dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan orang yang menjalaninya. Hasil yang didapat pun bisa juga berbeda, meski tujuannya sama – sama ingin mengurangi berat badan.

7. Minum Kopi Buruk Bagi Kesehatan

Mitos makanan sehat ini juga jauh dari kebenaran. Pasalnya, beberapa orang ilmuwan telah melakukan riset mengenai hal ini. Mereka menemukan fakta, bahwa mengkonsumsi kopi tiga kali sehari, justru dapat mengurangi terjadinya risiko kematian dini.

Selain itu, kopi juga bermanfaat mengurangi resiko terhadap beberapa penyakit. Diantaranya seperti penyakit hati, peredaran darah, hingga penyakit pencernaan. Minum kopi juga terbilang aman, selama tidak berlebihan dan tanpa tambahan gula atau susu.

8. Smoothie dan Jus Adalah Sarapan Sehat

Meski diolah sendiri, namun faktanya, smoothie dan jus bukan merupakan sarapan yang sehat. Karena umumnya, buah – buahan memiliki kandungan gula yang tinggi. Sehingga, tidak cukup hanya menggunakan satu buah saja untuk membuat smoothie atau jus.

Jika ingin membuat smoothie atau jus, sebaiknya gunakan bahan dasar
sayur-sayuran sebagai pengganti buah. Namun, sebaiknya juga diketahui, bahwa ada sayuran yang memiliki kandungan gula lebih tinggi daripada sayur lainnya seperti wortel dan beet.

 

Selesai sudah, sekilas informasi mengenai 8 mitos makanan sehat yang nggak perlu dipercaya! Semoga dapat menjadi informasi berguna, dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *